Ajak Warga Gemar Olahraga, Kejari Kukar dan Bankaltimtara Gelar Easy Run

img

Flyer Easy Run dan Senam Bersama Adhyaksa Runners yang digelar Kejari Kukar bersama Bankaltimtara Cabang Tenggarong

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Jumat pagi di Tenggarong bakal diisi aktivitas berbeda. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Bankaltimtara Cabang Tenggarong mengajak masyarakat berlari bersama dalam Easy Run dan Senam Bersama Adhyaksa Runners, yang mengambil start dari Kedaton Kutai Kartanegara dan finis di Kantor Kejari Kukar, Jalan Pesut, Jumat (9/10/2026).

 

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WITA ini dirancang sebagai olahraga bersama dengan suasana santai.

 

Bukan mengejar catatan waktu maupun persaingan antarpeserta, kegiatan tersebut lebih diarahkan untuk menjaga kebugaran sekaligus mempertemukan jajaran Kejari Kukar dengan masyarakat dan sejumlah pihak yang terlibat.

 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kutai Kartanegara Aji Kalbu Pribadi melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Kukar, Dermawan Wicaksono mengatakan, kegiatan ini berangkat dari latihan bersama Kejari Kukar dan Bankaltimtara.

 

Namun, ruang partisipasi kemudian diperluas dengan melibatkan masyarakat umum.

 

"Awalnya ini latihan bersama dengan Bankaltimtara. Kemudian kami buka juga untuk masyarakat umum, supaya bisa olahraga bersama sekaligus membuat kegiatan lebih ramai," ujarnya kepada Poskotakaltimnews saat dihubungi pada Selasa (6/10/2026).

 

Dari Kedaton, peserta akan menempuh rute yang telah disiapkan menuju Kantor Kejari Kukar.

 

Jalur sementara meliputi penyeberangan jembatan, kawasan tepian sungai Mahakam, kemudian mengarah ke Bundaran Tua Himba sebelum kembali ke Jalan Pesut.

 

"Peserta berangkat dari Kedaton, kemudian melewati jembatan dan menyusuri tepian sungai. Setelah itu arahnya menuju Bundaran Tua Himba sebelum kembali ke kantor Kejari," ujarnya.

 

Ia menyampaikan, rute tersebut masih dapat mengalami penyesuaian karena panitia masih melakukan pemantapan.

 

Aspek kelancaran lalu lintas turut menjadi pertimbangan dalam menentukan jalur yang digunakan.

 

"Kami berusaha menggunakan ruas yang cukup lebar agar aktivitas lari tidak terlalu mengganggu pengguna jalan," jelasnya.

 

Sebanyak 120 peserta menjadi batas keikutsertaan dalam kegiatan tersebut. Pendaftaran pun telah ditutup setelah jumlah peminat memenuhi batas yang ditetapkan panitia.

 

"Untuk pendaftaran sudah kami tutup. Pesertanya memang kami batasi karena ini kegiatan pertama. Kami ingin melihat dulu bagaimana pelaksanaannya dengan konsep yang sederhana dan santai," ungkapnya.

 

Sesampainya di garis finis, peserta akan diarahkan mengikuti senam bersama. Panitia juga menyediakan konsumsi serta sejumlah doorprize sebagai pelengkap rangkaian acara.

 

Ia menegaskan, kegiatan ini tidak dibangun dengan nuansa perlombaan, peserta cukup menikmati aktivitas fisik sekaligus suasana kebersamaan yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan.

 

"Konsepnya memang bukan lomba. Kami ingin peserta menikmati olahraga, berkumpul, dan bersilaturahmi. Doorprize hanya bagian tambahan agar suasananya semakin menyenangkan," kata dia.

 

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara internal Kejari Kukar dengan pihak di luar institusi. Bankaltimtara menjadi salah satu mitra dalam pelaksanaan, bersama sejumlah pihak lainnya.

 

"Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini kami manfaatkan untuk konsolidasi internal dan membangun silaturahmi dengan pihak luar. Kami juga mengajak Bankaltimtara serta beberapa instansi lainnya untuk bersama-sama terlibat," tuturnya.

 

Ia melihat kegiatan olahraga lari semacam ini masih belum banyak digelar di Kukar.

 

Karena itu, Easy Run tersebut menjadi langkah awal yang sengaja dibuat dalam skala terbatas untuk melihat respons peserta sekaligus membuka peluang lahirnya kegiatan serupa.

"Kami melihat kegiatan seperti ini belum terlalu banyak di Kukar. Jadi kami mulai dari yang sederhana dulu. Kalau responsnya bagus, mudah-mudahan ke depan kegiatan olahraga seperti ini bisa semakin sering digelar," pungkasnya. (Kriz)